Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Kutai Kartanegara merupakan organisasi kemasjidan tingkat daerah yang memiliki peran penting dalam membina, mengoordinasikan, dan mengembangkan fungsi masjid di seluruh wilayah Kutai Kartanegara. Sebagai bagian dari jaringan nasional DMI, kepengurusan daerah ini menjadi mitra strategis pemerintah kabupaten dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Di tengah luasnya wilayah Kutai Kartanegara dan banyaknya jumlah masjid yang tersebar hingga tingkat kecamatan dan desa, DMI Kukar hadir untuk mendorong pengelolaan masjid yang lebih profesional, tertib administrasi, serta adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern. Pemerintah daerah juga menempatkan DMI sebagai mitra penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak melalui penguatan fungsi masjid.
Salah satu kekuatan DMI Kutai Kartanegara terletak pada program-program yang menyentuh kebutuhan umat secara langsung. Beberapa fokus utamanya meliputi pelatihan takmir masjid, penguatan dakwah moderat, digitalisasi manajemen masjid, pemberdayaan UMKM di sekitar masjid, serta pengembangan program sosial-keagamaan berbasis jamaah. Bahkan pemerintah daerah mendorong agar lahan dan lingkungan masjid dapat menjadi pusat tumbuhnya ekonomi masyarakat melalui kegiatan usaha mikro dan kewirausahaan umat.
Selain aspek pembinaan, DMI Kukar juga aktif memperkuat kelembagaan hingga tingkat kecamatan melalui pembentukan kepengurusan dan forum kemasjidan di wilayah-wilayah strategis. Langkah ini penting agar pembinaan masjid tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten, tetapi menjangkau seluruh kawasan Kutai Kartanegara secara merata.
Secara umum, keberadaan DMI Kutai Kartanegara menjadi simbol penguatan peran masjid sebagai pusat peradaban lokal, tempat bertemunya ibadah, pendidikan, kebudayaan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Dengan dukungan pemerintah daerah serta kolaborasi lintas organisasi Islam, DMI Kukar memiliki posisi yang sangat strategis dalam memakmurkan masjid dan masyarakat di Bumi Etam.



